Fitur Baru Instagram, Mudahkan Kreator Dapatkan Sponsor - homlah.com

Jakarta, homlah.com – Instagram sedang mencoba fitur baru untuk membantu pembuat konten menghasilkan uang melalui layanan mereka. Aplikasi saat ini sedang melakukan pra-pengujian fungsi toko afiliasi pertama dan kotak masuk mitra khusus selama acara Minggu Kreator Juni.

Affiliate Shop adalah perpanjangan dari aktivitas pemasaran Facebook yang sudah ada yang sekarang banyak digunakan. Namun versi terbaru memungkinkan pembuat konten untuk terhubung ke produk yang sudah menjadi bagian dari konfigurasi Union. Pembuat konten menerima komisi saat membeli produk dari toko ini (meskipun ketentuan perjanjian tidak ditentukan).

Menurut perusahaan fungsi pembelian saat ini hanya tersedia untuk pembuat konten yang berpartisipasi dalam program afiliasi. Instagram sedang menguji fitur kotak masuk baru yang berarti bahwa merek dapat dengan mudah menghubungi pembuat konten untuk mendapatkan sponsor.

dims
Instagram

Instagram DM memiliki bagian mitra terpisah untuk pesan dari merek. Menurut perusahaan itu memberikan pesan prioritas untuk melewati permintaan pesan masuk. Selain itu aplikasi sedang mengembangkan fitur untuk mencocokkan merek dengan pembuat konten yang mencari sponsor.

Baca juga: Peneliti Facebook Peringatkan Tentang Rekomendasinya yang Memicu QAnon Pada 2019

Fitur ini memungkinkan pembuat konten untuk memutuskan merek mana yang ingin mereka ajak berkolaborasi langsung di aplikasi. Atau merek dapat mencari pembuat konten yang memenuhi kebutuhan mereka berdasarkan usia jenis kelamin dan jumlah pengikut. Perangkat ini masih dalam masa pertumbuhan dan saat ini hanya beberapa perusahaan dan pembuat konten yang terlibat.

Namun perusahaan sebelumnya telah menyarankan bahwa fitur ini dapat diperluas secara signifikan. Awal tahun ini Mark Zuckerberg mengatakan dia merencanakan pasar konten baru untuk membantu Instagram menciptakan bisnis besar dan menengah.

Previous articlePeneliti Facebook Peringatkan Tentang Rekomendasinya yang Memicu QAnon Pada 2019
Next articleFacebook Gugat Hacker Asal Ukraina Terkait Pencurian 178 Juta Data Pengguna