Vaksin Covid Di Indonesia - Homlah.com
Vaksin Covid Di Indonesia - Homlah.com

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan 6 tipe vaksin corona yang akan dialokasikan di Indonesia.

Ketentuan itu tercantum pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menteri kesehatan/ 9860/ 2020 mengenai Penentuan Tipe Vaksin Untuk Penerapan Vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Chanyeol EXO Ikut Musim Baru ‘Law Of The Jungle’

Ilustrasi Vaksin Covid
  1. Vaksin Bio Farma
    Meskipun belum diputuskan, Bio Farma sempat mengemukakan harga vaksin corona kira-kira US$5 sampai US$10 per dolar AS atau sama dengan Rp70.660 sampai Rp141.320 per dosisnya (dengan anggapan kurs Rp14.132 per dolar AS).

  2. Vaksin AstraZeneca
    Harga vaksin AstraZeneca diklaim sebesar US$3 sampai US$4 atau sama dengan Rp56.528 sampai Rp70.660 per dosisnya. Berarti, harga lebih murah dibanding dengan vaksin produksi Bio Farma.

  3. Vaksin Sinopharm
    Vaksin asal China ini dibandrol dengan harga 1.000 yuan China sama dengan Rp2,15 juta (berpedoman kurs Rp2.159 per yuan China) untuk 2 kali suntikan. Harga vaksin Sinopharm ini termasuk termahal dibanding vaksin covid-19 yang lain.

  4. Vaksin Moderna
    Vaksin Moderna tergolong salah satunya vaksin yang pengembangannya cukup berarti. Perusahaan vaksin asal AS itu mengakui mempunyai tingkat efektifitas 94,5 %.

  5. Vaksin Pfizer Inc and BioNtech
    Pfizer, bekerja bersama dengan BioNTech, ialah perusahaan AS yang pertama mengakui efektifitas vaksinnya lebih dari 90 %. Mirip dengan Moderna, vaksin ini memakai tehnologi RNA hingga harus tersimpan pada temperatur minus 70-80 derajat celcius.

  6. Vaksin Sinovac
    Vaksin asal perusahaan farmasi China ini adalah vaksin covid-19 yang pertama datang di Indonesia. Pada tahap pertama, pemerintahan datangkan 1,2 juta dosis. Diikuti ide kedatangan bagian ke-2 sejumlah 1,8 juta dosis.
Ilustrasi Vaksin Covid

Adapun fakta mengenai Vaksin yang akan digunakan di Indonesia

  1. Tipe vaksin yang dipakai
    Vaksin corona asal China ini sudah datang di Indonesia pada Minggu, 6 Desember 2020 jam 21.30 WIB. Sekitar 1,2 juta dosis ini diangkut menggunakan kargo spesial pesawat Garuda. Vaksin coron ini dipesan dalam bentuk jadi hingga dapat segera dialokasikan atau percepat proses vaksinasi ke warga.

  2. Memprioritaskan tenaga kesehatan
    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebutkan 1,2 juta jumlah vaksin Sinovac ini akan dikasih ke tenaga medis sebagai garda paling depan penanganan virus corona di Indonesia. Mengingat beberapa tenaga medis ini menjadi pihak yang paling rawan terkena COVID-19.

  3. Skema vaksinasi
    Bakal ada dua skema vaksinasi yang akan diaplikasikan ke warga. Yaitu skema vaksin dengan gratis dan mandiri berbayar. Ke-2 skema ini akan diedarkan dalam 1-2 minggu ke depan dengan menambah kedisiplinan dengan mengaplikasikan prosedur kesehatan.

  4. Masih dipelajari BPOM
    Walau sudah datang di Indonesia dalam bentuk jadi, vaksin Sinovac tidak bisa langsung digunakann sebab masih melalui evaluasi dari BPOM. Memastikan sisi kualitas keamanan dan efektifitasnya.